Aceh Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan pihaknya telah menyediakan tempat khusus bagi pedagang kue musiman yang akan berjualan aneka kue menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan menyediakan lokasi baru di belakang Terminal Bus Meulaboh, kabupaten setempat.
“Kemarin sudah rapat, kita bantu mereka supaya dagangannya lancar, tapi masyarakat lain juga jangan terganggu,” kata Bupati Aceh Barat, Tarmizi di Meulaboh, Senin.
Ia mengatakan penyediaan lokasi baru bagi pedagang aneka kue lebaran dan jajanan ke lokasi baru, sebagai upaya untuk mencegah gangguan arus lalu-lintas di jalan raya, mengingat setiap tahun nya ruas jalan protokol di pusat kota setempat sering terganggu akibat adanya pedagang musiman.
“Jumlah pedagang (musiman) ini tidak terlalu banyak, sementara pengguna jalan raya bisa mencapai ribuan orang. Kita ingin semuanya tertib,” kata Tarmizi menambahkan.
Baca juga: Timun suri primadona selama Ramadhan di Aceh Timur
Ia mengatakan, pemerintah daerah menyadari bahwa kawasan di depan pusat perbelanjaan ritel terbesar di Meulaboh, Aceh Barat, selama ini memang menjadi daya tarik bagi pedagang karena ramai pembeli.
Namun, keberadaan mereka pedagang musiman ini sering dilaporkan memicu kemacetan parah yang mengganggu ribuan pengguna jalan di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.
Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah duduk bersama dinas terkait untuk menyiapkan tempat khusus bagi para pedagang, dengan menyediakan lokasi baru di ruas Jalan Lueng Aneuk Ayee Meulaboh, tepatnya di sepanjang jalan di belakang kompleks terminal bis setempat.
Tarmizi mengatakan penyediaan lokasi baru ini, juga sebagai upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya pedagang kecil dan musiman, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat dengan tidak mengganggu arus lalu-lintas bagi masyarakat luas.
"Nanti kita juga akan fasilitasi sarana lampu, atau sarana lain yang dapat memudahkan pedagang berjualan. Kita akan bantu," katanya.
Baca juga: Permintaan cincau pada Ramadhan di Aceh menurun dampak bencana
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026