Banda Aceh (ANTARA) - Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh berkomitmen memperkuat pengabdian di tengah masyarakat seperti yang telah dilaksanakan saat bencana banjir da longsor melanda Aceh pada akhir November 2025.
"USK telah membuktikan komitmennya dengan sejumlah terobosan dalam penanganan bencana yakni kebijakan afirmatif dan pengabdian langsung ke lokasi bencana," kata Rektor USK Prof Marwan di Banda Aceh, Kamis.
Di sela-sela Sidang Terbuka dalam rangka Wisuda ke-168 di AAC Dayan Dawood, Darussalam sebanyak 1.683 wisudawan, ia menjelaskan kebijakan afirmatif yakni memberikan keringanan hingga beasiswa UKT bagi 3.706 mahasiswa terdampak bencana.
Baca juga: Ada Photobooth hingga Jajanan Hits, Exsis Ramadan USK Jadi Magnet "Ngabuburit" di Banda Aceh
Kemudian menyalurkan bantuan melalui Rumah Amal Masjid Jamik, layanan kesehatan primer, hingga pembersihan sanitasi warga.
Kemudian melaksanakan pengabdian lapangan dengan menerjunkan sebanyak 719 mahasiswa KKN Tematik Kebencanaan dan 1.050 mahasiswa program 'Mahasiswa Berdampak' ke wilayah terdampak.
"Langkah ini adalah cerminan bagi wisudawan bahwa ilmu pengetahuan haruslah menghadirkan manfaat dan empati bagi masyarakat luas," kata Prof Marwan
Prof Marwan juga mengatakan gelar akademik bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan tanggung jawab besar untuk berkontribusi bagi bangsa.
Hingga saat ini, total alumni universitas 'Jantong Hatee Rakyat Aceh' tersebut telah mencapai 172.240 orang yang tersebar di seluruh dunia.
Prof Marwan berpesan agar para lulusan tetap optimistis menghadapi era transformasi digital dan kecerdasan artifisial (AI). Dunia kerja saat ini menuntut pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif, tangguh, dan memiliki integritas moral.
"Ilmu yang saudara miliki akan menemukan maknanya ketika memberikan manfaat bagi sesama. Jadilah lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional," demikian rektor.
Baca juga: Prof Mirza Tabrani terpilih menjadi Rektor USK Banda Aceh periode 2026-2031
Pewarta: M IfdhalEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026