Banda Aceh (ANTARA) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Aceh menghadirkan pelayanan keluarga berencana (KB) kepada masyarakat terdampak bencana di Gampong Meunasah Mayang, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Kepala BKKBN Perwakilan Aceh Safrina Salim di Pidie Jaya, Rabu, mengatakan pelayanan KB tersebut dihadirkan untuk memastikan pasangan usia subur mendapatkan akses layanan kesehatan reproduksi di tengah kondisi pascabencana.

"Kami menghadirkan pelayanan KB ini untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan akses layanan kesehatan reproduksi. Pelayanan KB ini kami hadirkan di Gampong Meunasah, yang merupakan desa terdampak bencana hidrometeorologi," katanya.

Safrina Salim mengatakan pelayanan KB yang diberikan berupa metode kontrasepsi jangka panjang. Serta memberikan alat kontrasepsi implan, suntik, pil, dan kondom. Sasaran pelayanan yakni pasangan usia subur 

Selain pelayanan, tim BKKBN Aceh juga mengedukasi dan menyosialisasikan kesehatan reproduksi kepada kaum wanita di wilayah terdampak bencana tersebut.

"Sosialisasi dan edukasi ini untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya perencanaan keluarga serta menjaga kesehatan reproduksi di tengah situasi pascabencana," katanya.

Safrina Salim mengatakan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan dukungan serta pemulihan masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi.

"Kami menegaskan komitmennya untuk tetap menghadirkan pelayanan kesehatan reproduksi yang responsif dan berkelanjutan, bahkan di tengah situasi bencana, demi terwujudnya keluarga yang sehat dan berkualitas di Provinsi Aceh," kata Safrina Salim.



Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026