Banda Aceh (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh menggelar rapat internalisasi pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai bagian dari upaya penguatan reformasi birokrasi di lingkungan kerja.

Rapat berlangsung di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Selasa. diikuti pejabat struktural, pejabat fungsional, serta seluruh pegawai.

Baca: Dorong pelayanan publik berintegritas, Kanwil Imigrasi Aceh canangkan zona integritas

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh Tato Juliadin Hidayawan mengatakan rapat internalisasi bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

"Pembangunan Zona Integritas tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen administrasi, namun harus diwujudkan melalui perubahan budaya kerja, peningkatan integritas, serta pelayanan publik yang semakin berkualitas," katanya.

Imigrasi Aceh menggelar rapat internalisasi pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Banda Aceh. ANTARA/HO-Humas Imigrasi Aceh

Dalam kegiatan tersebut disampaikan penguatan terhadap implementasi enam area perubahan Reformasi Birokrasi, yang meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana.

Serta penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca: Imigrasi Aceh terima kunjungan delegasi Kedubes Jepang

Selain itu, rapat internalisasi juga menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja masing-masing kelompok kerja Zona Integritas guna memastikan seluruh rencana aksi berjalan secara optimal dan terukur.

"Melalui kegiatan ini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat implementasi Reformasi Birokrasi serta mendorong terwujudnya lingkungan kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima," kata Tato Juliadin Hidayawan.



Pewarta: Redaksi
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026