Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengusulkan anggaran sebesar Rp200 miliar kepada pemerintah pusat untuk pemulihan infrastruktur pascabencana alam yang terjadi pada 27 November 2025.

“Anggaran sebesar Rp200 miliar ini kita rencanakan untuk pemulihan aneka infrastruktur yang rusak akibat bencana alam, tersebar di seluruh Kabupaten Aceh Barat,” kata Bupati Aceh Barat, Tarmizi kepada wartawan di Meulaboh, Minggu.

Ia mengatakan, anggaran tersebut rencananya akan dialokasikan untuk beberapa sektor krusial, di antaranya pengamanan tebing sungai khususnya di lokasi bencana alam.

Baca juga: Ratusan warga padati operasi pasar jelang Lebaran di Aceh Barat

Tarmizi mengatakan pengamanan tebing sungai tersebut menjadi prioritas utama pemerintah daerah untuk mencegah erosi sungai dan longsor susulan yang dikhawatirkan bisa terjadi ketika kawasan tersebut diguyur hujan lebat.

Selain itu, dana tersebut rencananya juga akan digunakan untuk infrastruktur umum seperti perbaikan fasilitas kesehatan, pendidikan, dan normalisasi sungai di kawasan Pantai Cermin.

Tarmizi mengatakan kebutuhan untuk pengaman tebing di Kabupaten Aceh Barat saat ini mencapai puluhan miliar rupiah, dan daerah tentu tidak sanggup menanggungnya sendiri.

“Kami berharap usulan ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dapat segera disetujui untuk mempercepat pemulihan Aceh Barat," katanya mengharapkan.


Baca juga: Pemkab Aceh Barat cairkan THR Rp25,49 miliar menjelang Idul Fitri



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026