Banda Aceh (ANTARA) - Bank Syariah Indonesia Regional Aceh mencatat transaksi keuangan menggunakan Qris di “BSI Fest Ramadhan” yang dipusatkan di halaman depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh sebanyak 7.500 transaksi dengan nilai transaksi Rp150 juta.

Angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat serta meningkatnya pemanfaatan transaksi digital di Kota Banda Aceh, terutama di Bazar usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) yang diikuti oleh 60 pelaku usaha lokal dari sektor fashion, kriya, dan kuliner,” kata Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan di Banda Aceh, Senin.

Ia menyebutkan total nilai transaksi selama empat hari pelaksanaan BSI Fest Ramadhan 1447 Hijriah itu senilai Rp150 juta dengan total Qris 7.500 transaksi.

Menurut dia, tingginya antusiasme masyarakat itu menjadi indikator positif bahwa masyarakat semakin terbuka terhadap pemanfaatan layanan keuangan syariah berbasis digital.

“Ke depan, BSI akan terus menghadirkan berbagai program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran BSI sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Aceh,” katanya.

Imsak Ramadhan mengatakan,  BSI Fest Ramadhan juga merupakan bagian dari komitmen BSI untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat spiritual, sosial, dan ekonomi.

Menurut dia kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana syiar Ramadhan, tetapi juga wadah untuk memperkuat literasi keuangan syariah sekaligus mendorong transaksi digital di kalangan masyarakat.

Kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi antara BSI, pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Aceh, meningkatkan literasi keuangan syariah, serta memberikan peluang bagi UMKM untuk berkembang dan naik kelas,” katanya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah mengatakan kegiatan BSI Fest Ramadhan 1447 H tidak hanya memperkuat nilai-nilai spiritual di bulan suci Ramadhan, tetapi juga turut mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM serta peningkatan transaksi digital melalui Qris.



Pewarta: M Ifdhal
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026