Banda Aceh (ANTARA) - Sebanyak 6.329 wisatawan domestik bertolak ke Sabang, Aceh melalui pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh hingga H+2 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, didominasi penumpang dari berbagai provinsi di Sumatera.

"Benar, hampir 80 persen wisatawan dari sumatera, seperti Pekanbaru, Padang, bahkan ada mobil dengan nomor polisi B (Jakarta)," kata Kepala UPTD Sub Pelabuhan Ulee Lheue, Husaini saat dikonfirmasi, di Banda Aceh, Selasa.

Husaini menyebutkan, adapun 6.329 penumpang atau wisatawan yang telah berada di daerah wisata bahari Sabang tersebut masing-masing berangkat pada Sabtu (21/3) hanya 592 orang.


Baca juga: Aceh alami deflasi 0,15 persen secara bulanan, tahunan hingga 6,69 persen

Kemudian, terjadi peningkatan pada H+1 Minggu (22/3) sebanyak 2.690 penumpang. Lalu, wisatawan kembali melonjak pada Senin (23/3) mencapai 3.047 orang.

"Para wisatawan ini berangkat dari pelabuhan Ulee Lheue ada yang menggunakan kapal lambat (Ferry) maupun kapal cepat (Express Bahari)," ujarnya.

Sedangkan untuk angkutan kendaraan, dalam tiga hari terakhir ini sebanyak 2.541 unit, yaitu terbagi dari kendaraan roda empat 540 unit, dan roda dua mencapai 2001 unit.

Dirinya memperkirakan, peningkatan penumpang ini terus terjadi hingga dua hari kedepan. Karena itu, pihaknya bersama PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (ASDP) Banda Aceh telah menyiapkan penambahan trip pelayaran.

Adapun penambahan trip direncanakan hingga Kamis 25 Maret 2026 untuk kapal Ferry Aceh Habat 2 dan KMP BRR, dari sebelumnya tiga menjadi lima trip. Sedangkan kapal cepat Express Bahari ditambah menjadi empat dari hari biasanya dua trip.

"Penambahan trip ini kita lakukan karena terjadinya peningkatan penumpang, dengan harapan semua wisatawan dapat terlayani dengan baik," kata Husaini.

Dalam kesempatan ini, Husaini kembali mengingatkan kepada masyarakat atau calon penumpang untuk membeli tiket resmi agar keberangkatan terdaftar dalam manifes.

Jika terdapat kendala, calon penumpang dapat mendatangi posko terpadu angkutan lebaran atau menanyakan kepada petugas UPTD Wil I dan lainya di pelabuhan.

Terakhir, ia juga mengingatkan penumpang untuk selalu menjaga keselamatan masing-masing dengan tidak berdiri di area beresiko selama pelayaran.

"Kita selalu mengimbau kepada seluruh penumpang, tidak ada yang berdiri di area beresiko, dan para ABK kapal juga akan mengawasi untuk menjamin keselamatan penumpang," demikian Husaini.


Baca juga: BPS catat produksi beras di Aceh sepanjang 2025 mencapai 930 ribu to

 



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026