Banda Aceh (ANTARA) - Universitas Syiah Kuala menyatakan siap berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh untuk menyukseskan Sensus Ekonomi (SE) Tahun 2026 dalam upaya  menyediakan data akurat dan komprehensif mengenai kondisi perekonomian Indonesia.

“Data sensus ini sangatlah penting untuk mendukung rencana pembangunan, serta mengevaluasi pembangunan yang telah dijalankan. Insya Allah USK siap berkolaborasi untuk itu,” kata Rektor USK Prof Mirza Tabrani di Banda Aceh, Rabu.

Di sela-sela menerima kunjungan Kepala BPS Aceh Agus Andria, Rektor menjelaskan USK siap untuk mendukung menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang nantinya juga menjadi acuan dalam pembangunan Aceh di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, rektor juga memberikan masukan tentang pentingnya menyelesaikan persoalan pembangunan dengan cara langsung menyentuh akar permasalahannya. 

Baca: Di tengah kesibukan, Rektor USK puji kegigihan Wagub Aceh lanjut S2

“Misalnya USK, kita punya Indikator Kinerja Utama (IKU), lalu kita tarik apa yang menjadi indikator capaiannya. Jadi perencanaan itu begitu, fokus pada titik persoalannya,” kata Rektor.

Kepala BPS Aceh, Agus Andria mengatakan dukungan USK sangatlah berarti dalam menyukseskan sensus ekonomi tersebut karena kampus tersebut memiliki sumber daya serta jejaring yang luas.

“Jejaring USK khususnya para alumni memiliki peran strategis sebagai pelaku ekonomi yang dapat menjadi jembatan dalam menyampaikan pentingnya partisipasi dalam sensus,” katanya.

Pihaknya berharap kolaborasi tersebut tidak hanya berhenti pada tahap pendataan, tetapi juga kontribusi  USK dalam mengolah dan menganalisis data yang terkumpul guna mendapatkan berbagai gambaran mendalam sehingga bermanfaat bagi  pengambil kebijakan.

Baca: USK kembangkan rumah sakit guna tingkatkan pendapatan perguruan tinggi



Pewarta: M Ifdhal
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026