Banda Aceh (ANTARA) - Prajurit TNI membantu membongkar rumah warga yang rusak tertimbun longsoran di Desa Pertik Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues, Aceh akibat banjir dan longsor berulang akhir Maret 2026 lalu.

"Banjir susulan yang melanda Desa Pertik, menyebabkan satu rumah warga bernama Kamsiah (65), rumahnya rusak parah dan harus dibongkar,” kata Danramil 05/Pining, Letda Inf Yusuf dalam keterangannya yang diterima di Banda Aceh, Kamis.

Seperti diketahui, pascabencana akhir November 2025 lalu di Aceh termasuk Gayo Lues, banjir dan longsor terus berulang di pemukiman di Desa Pertik, sehingga mengakibatkan sejumlah rumah warga tertimbun tanah.

Letda Yusuf mengatakan, bencana banjir dan tanah longsor di sana terjadi karena debit air sungai Pining dan Pertik meluap. Dan kawasan tersebut merupakan dataran rendah serta masuk dalam zona merah bencana,” terangnya.

Ia menuturkan, sejak awal terjadinya banjir akhir November 2025, Kamsiah memang sudah meninggalkan rumah untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Karena tidak memiliki keluarga, sementara waktu yang bersangkutan menumpang di rumah warga," ujarnya.

Karena itu, prajurit TNI membantu pembongkaran rumah milik Kamsiah serta sejumlah rumah warga lainnya yang sudah tidak layak dihuni lagi akibat tertimbun tanah longsor.

"Kita membantu membongkar karena sudah tidak layak huni, sambi menunggu program bantuan hunian tetap (Huntap) dari pemerintah," demikian Letda Inf Yusuf.


Baca juga: Satu desa di Gayo Lues Aceh kembali dilanda banjir luapan sungai



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026