Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2026 akan mendapat bantuan cetak sawah baru seluas 250 hektare dari Kementerian Pertanian sebagai program strategis nasional untuk mendukung program ketahanan pangan kata pejabat setempat.

“Cetak sawah ini merupakan wujud komitmen pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan produktivitas guna mendukung program ketahanan pangan nasional,” kata Plt Kadis Pertanian Aceh Besar, M Ali di Lambaro, Kamis.

Ia menyebutkan bantuan 250 hektare cetak sawah baru tersebut merupakan program yang diajukan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan disetujui oleh Kementerian Pertanian untuk tahun 2026.

“Alhamdulillah program cetak sawah baru yang bersumber dari APBN ini baru selesai proses survey investigation and design atau uji kelayakan teknis,” katanya.

Baca: Maksimalkan pertanian, Aceh Besar butuh 603 penyuluh pertanian

Menurut dia cetak sawah baru tersebut murni menggunakan APBN dan tidak menggunakan anggaran daerah Aceh Besar.

Ia menyakini dengan adanya cetak sawah baru tersebut akan menambah luas tanam dan tentu juga akan berdampak terhadap produktivitas hasil pertanian serta mewujudkan program ketahanan pangan yang selaras dengan visi misi bupati dan wakil bupati.

Ia menambahkan Bupati Aceh Besar Muharram Idris bersama Wakil Bupati Syukri memberikan perhatian serius untuk sektor pertanian, karena bidang tersebut memberi andil besar terhadap ekonomi masyarakat.

Ia menyebutkan luas lahan baku sawah di kabupaten itu lebih kurang 21,6 ribu Hektare terdiri dari sawah tadah hujan dan lahan sawah irigasi teknis.

Baca: Distan Aceh Besar targetkan produktivitas padi capai sepuluh ton per hektare



Pewarta: M Ifdhal
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026