Banda Aceh (ANTARA) - Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh menyatakan jamaah calon haji asal Embarkasi Aceh pada musim haji 1447 Hijriah tidak lagi menggunakan tangga manual naik ke pesawat melainkan masuk langsung melalui garbarata.
“Penggunaan garbarata untuk jamaah calon haji naik ke pesawat pada pemberangkatan musim haji tahun ini merupakan bagian memberikan kenyamanan dan meningkatkan keamanan bagi seluruh tamu Allah,” kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SIM, Setiyo Pramono, di Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat.
Ia menjelaskan kebijakan baru yang diterapkan pada musim haji 2026 tersebut merupakan bagian dari peningkatan layanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh calon jamaah haji yang akan melaksanakan rukun Islam kelima tersebut.
Menurut dia rombongan jamaah calon haji tetap masuk menggunakan bus melalui pintu yang langsung akses ke sisi udara dan nantinya diarahkan menuju garbarata untuk masuk ke pesawat terbang yang akan bertolak menuju Arab Saudi.
Baca: Pertamina layani 14 penerbangan haji di Bandara SIM
Ia menyebutkan jamaah calon haji kelompok terbang pertama asal Aceh akan berangkat dari Embarkasi Aceh pada Rabu (6/5) menuju Madinah, Arab Saudi. Pada musim haji 2026 jamaah calon haji Aceh berjumlah 5.426 orang tergabung dalam 14 kelompok terbang (Kloter).
“Pada intinya untuk pelaksanaan musim haji 2026, Bandara SIM telah siap secara operasional dan teknis dengan berkolaborasi dengan seluruh instansi dan pihak terkait, terutama pihak Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh guna menyukseskan proses pemberangkatan dan termasuk pemulangan nantinya,” katanya.
Pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jamaah calon haji embarkasi Aceh sehingga mereka dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan maksimal di tanah suci.
Baca: Lepas Kloter 1 JCH, BSI optimalkan layanan di Indonesia dan Tanah Suci
Pewarta: M IfdhalEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026