Banda Aceh (ANTARA) - Prajurit Kodim 0117/Aceh Tamiang, Kodam Iskandar Muda bersama masyarakat merampungkan pembangunan jembatan aramco di Desa Tanah Terban dan Desa Tupah Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang guna memudahkan akses transportasi bagi warga di daerah setempat. 

“Pembangunan jembatan Aramco ini bentuk komitmen TNI AD dalam membantu masyarakat pascabencana," kata Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya dalam keterangan yang diterima di Banda Aceh, Selasa.

Letkol Arm Raden mengatakan, pembangunan jembatan ini menjadi solusi cepat untuk memulihkan konektivitas antar wilayah yang sebelumnya sempat terganggu akibat  bencana alam. 

Ia mengatakan pembangunan jembatan aramco juga menjadi bukti nyata kehadiran negara dan komitmen TNI Angkatan Darat dalam meringankan beban masyarakat terdampak bencana.

"Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga di kedua desa untuk menunjang aktivitas sehari-hari, sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi lokal,” ujarnya. 

Letkol Raden menilai, jembatan ini sangat vital karena merupakan jalur utama bagi warga untuk mengangkut hasil bumi dan mobilitas harian masyarakat disana

Sementara itu, Kepala Desa (Datuk Penghulu) Tanah Terban, M Jafar, menyampaikan rasa terima kasihnya atas gerak cepat jajaran Kodim 0117/Atam.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada TNI AD Kodim 0117/Aceh Tamiang atas respon cepatnya," katanya. 

Menurut dia dengan beroperasinya jembatan Aramco ini, kendala transportasi yang selama ini dirasakan warga kini telah teratasi. Selain mempermudah akses pendidikan dan kesehatan, jembatan ini juga menjadi urat nadi baru bagi kebangkitan roda perekonomian di sana.

Kini, warga tidak lagi harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh, sehingga efisiensi waktu dan biaya transportasi dapat kembali normal.

"Jembatan ini sangat vital bagi kami. Terima kasih atas dukungan penuh sehingga pembangunan ini bisa selesai tepat waktu,” demikian M Jafar.



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026