Banda Aceh (ANTARA) - Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh menyatakan telah melaksanakan sebanyak 30 operasi pencarian dan pertolongan atau SAR di provinsi ujung barat Indonesia tersebut pada sejak Januari hingga April 2026.

Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, Senin, mengatakan operasi SAR tersebut yang paling sering terjadi adalah kondisi membahayakan manusia dan kecelakaan kapal.

"Sepanjang 2026 atau sejak Januari hingga April tahun ini, Basarnas Banda Aceh telah melaksanakan 30 operasi SAR. Operasi SAR paling banyak adalah kondisi membahayakan manusia serta kecelakaan kapal," kata Ibnu Harris Al Hussain.

Ia mengatakan jumlah operasi SAR dengan kondisi membahayakan manusia dilaksanakan sebanyak 16 kejadian yang tersebar di beberapa wilayah kerja Basarnas Banda Aceh yang meliputi sejumlah kabupaten kota di Provinsi Aceh.

Berikut, kata dia, kecelakaan kapal dengan operasi SAR sebanyak 12 kal. Serta operasi SAR bencana kecelakaan dengan penanganan khusus masing-masing satu kali operasi.

Adapun jumlah korban dalam operasi SAR sepanjang 2026, sebanyak 98 orang, terdiri 72 orang dalam kondisi selamat, 18 orang meninggal dunia, dan delapan orang dinyatakan hilang.

Sedangkan wilayah terbanyak operasi SAR, di antaranya Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Aceh Barat. Basarnas Banda Aceh memiliki wilayah kerja mencakup 21 dari 23 kabupaten kota di Provinsi Aceh. 

"Jika dibandingkan dengan operasi SAR periode yang sama pada 2025, terjadi peningkatan sebanyak dua kejadian. Operasi SAR pada Januari hingga April 2025 sebanyak 28 kali," kata Ibnu Harris Al Hussain.

Dalam melaksanakan operasi SAR, kata dia, ada beberapa kendala yang dihadapi, di antaranya faktor cuaca, kondisi alam, luas wilayah Provinsi Aceh yang menyebabkan waktu tempuh yang dibutuhkan menuju lokasi menjadi lebih lama.

Kemudian, keterbatasan peralatan dan teknologi, keterbatasan personel. Serta antusias masyarakat yang tinggi untuk membantu pelaksanaan operasi SAR tanpa memperhitungkan keselamatan.

"Kami berkomitmen meningkatkan pelayanan dalam pelaksanaan operasi SAR. Kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan SAR dapat menghubungi Basarnas Banda Aceh," kata Ibnu Harris Al Hussain.



Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026