Banda Aceh (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh memastikan layanan keimigrasian bagi jamaah calon haji asal provinsi ujung barat Indonesia yang berangkat melalui Embarkasi Aceh tersebut berjalan optimal.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh Tato Juliadin Hidayawan di Banda Aceh, Selasa, mengatakan pihaknya menyiapkan langkah strategis serta menurunkan langsung petugas guna memastikan seluruh proses Keimigrasian berjalan lancar.

"Kehadiran petugas imigrasi di Embarkasi Aceh merupakan bentuk nyata komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah calon haji asal provinsi Aceh. Kami juga memastikan layanan keimigrasian kepada mereka berjalan optimal," katanya.

Berdasarkan laporan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berangkat dari Embarkasi Aceh sebanyak 5.500 orang yang terbagi 14 kelompok terbang (kloter). Mereka diberangkatkan melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda di Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.

Sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi, semua calon haji mendapatkan layanan terpadu di Asrama Haji Embarkasi Aceh, termasuk pemeriksaan dokumen perjalanan, distribusi paspor, hingga pelayanan administrasi lainnya.

"Peran imigrasi menjadi krusial dalam memastikan keabsahan dan kelengkapan dokumen perjalanan setiap calon haji. Petugas imigrasi berupaya memberikan pelayanan prima guna mendukung kelancaran ibadah haji," katanya.

Tato Juliadin mengatakan seluruh progres pemberangkatan jamaah calon haji Embarkasi Aceh berjalan lancar melalui sinergi lintas sektor yahg solid, sehingga jamaah dapat menunaikan ibadah haji dengan khusyuk serta kembali dalam keadaan sehat dan menjadi haji mabrur.

"Imigrasi Aceh berkomitmen mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji. Kami juga mengingatkan semua calon haji menjaga kesehatan serta mematuhi semua aturan selama berada di Tanah Suci," kata Tato Juliadin Hidayawan.



Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026