Banda Aceh (ANTARA) - Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil berharap bantuan jatah hidup (jadup) untuk penyintas banjir dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dapat segera dicairkan sebelum lebaran Idul Adha 1447 Hijriah.
“Bantuan yang telah dialokasikan untuk penyintas banjir bandang dan tanah longsor oleh pemerintah pusat ini tentu akan sangat membantu warga yang akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah,” kata Juru Bicara (Jubir) Pemkab Aceh Utara Muntasir Ramli, saat dihubungi dari Banda Aceh, Sabtu.
Ia menjelaskan sebagai salah satu wujud komitmen Bupati Aceh Utara yang akrab disapa Ayah Wa datang langsung menjumpai Menteri Sosial (Mensos) untuk berkoordinasi dan meminta agar bantuan stimulan rumah rusak, jaminan hidup, bantuan stimulan ekonomi, dan isi hunian dapat dicairkan sebelum Idul Adha guna meringankan beban penyintas banjir di Aceh Utara.
Ia menyebutkan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah mengusulkan sebanyak 98.530 Kepala keluarga (KK) yang masuk dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh Utara.
Ia mengatakan sebanyak 63.238 kepala keluarga telah melewati proses pendataan berjenjang dan dilakukan proses verifikasi, validasi dan penyepadanan dan dan sisanya 35.292 sedang dilakukan proses validasi kembali.
Baca: Sebanyak 2.313 korban banjir di Aceh Utara terima bantuan Jadup
“Jika tahap tiga sudah dicairkan, tersisa 35.292 KK lagi penyintas banjir yang masuk dalam tahap empat untuk menerima bantuan. Jadi, data tersebut direncanakan akan dikirimkan oleh Bupati ke Kementerian Sosial RI pada Juni 2026 mendatang,” katanya.
Ia menyebutkan untuk tahap pertama telah disalurkan bantuan sebanyak 667 KK dan tahap kedua sebanyak 4.043 KK serta Tahap ketiga yang telah diusulkan dan sedang menunggu proses pencairan sebanyak 58.528 KK.
Muntasir menambahkan, pendataan kembali akan dibuka setelah semua data yang telah diusulkan dan diproses pencairan bagi penyintas bencana banjir yang belum masuk data sebelumnya agar mendapatkan bantuan.
“Kita selesaikan dulu data yang sudah tersedia. Akhir Juni mendatang akan kita buka lagi pendataan khusus mereka yang belum terdata di tingkat gampong dan akan kita usulkan tambahan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara meminta kepada penyintas banjir untuk bersabar karena pemerintah masih merampungkan pendataan agar semua penyintas banjir mendapatkan bantuan pemerintah.
“Kami akan terus bekerja dan berharap penyintas banjir bersabar. Tahapannya berjenjang dan agak panjang, kita terus lakukan finalisasi sesuai regulasi yang ada di BNPB,” demikian katanya.
Baca: Bupati Aceh Utara sambangi Kemensos perjuangkan nasib penyintas banjir
Pewarta: M IfdhalEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026