Banda Aceh (ANTARA) - Tim pencarian dan penyelamatan atau SAR gabungan mencari seorang nelayan yang hilang saat melaut di perairan Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, Minggu, mengatakan korban Mut Mainnah, berusia 60 tahun, warga Gampong (desa) Keumangan, Kecamatan Mutiara, Pidie Pidie.

"Korban dilaporkan hilang setelah terjatuh dari perahu motor yang digunakan saat mencari ikan. Korban dilaporkan hilang di perairan Sigli, Kabupaten Pidie, Sabtu (19/9)," katanya.

Ibnu Harris Al Hussain mengungkapkan korban melaut seorang diri mencari ikan menggunakan perahu motor pada Jumat (18/9) sekira pukuln18.00 WIB. Korban biasanya pulang pada pagi hari.

Namun, masyarakat menemukan perahu korban  terapung  dalam keadaan tanpa orang pada Sabtu (19/9) sekira pukul 10.15 WIB. Selanjutnya, penemuan tersebut dilaporkan kepada tim SAR.

"Basarnas Banda Aceh  menerima informasi masyarakat ada seorang diduga terjatuh ke laut di perairan Kabupaten Pidie, sekira pukul 12.00 WIB. Jarak tempuh lokasi korban hilang dari Kantor Basarnas Banda Aceh satu jam 30 menit," katanya.

Ia menyebutkan satu tim Basarnas Banda Aceh bergerak ke lokasi kejadian menggunakan perahu karet melaksanakan Operasi SAR. Setiba lokasi, tim langsung mencari korban dengan radius tiga nautikal mil atau mil laut dari titik terakhir korban terlihat.

"Pencarian korban berlangsung hingga jelang magrib, namun korban belum ditemukan. Operasi SAR dihentikan karena malam dan dilanjutkan keesokan harinya," kata Ibnu Harris Al Hussain.

Pencarian hari kedua, kata dia, dilakukan dengan membagi dua tim. Tim pertama mencari korban hingga radius lima nautikal mil dan tim kedua di darat dengan menyisir pantai sejauh dua kilometer.

"Selain tim Basarnas Banda Aceh, pencarian korban juga melibatkan personel Polri dan TNI dari Polairud Pidie, Polsek Kota Sigli, Koramil Kota Sigli, serta BPBD Pidie,  Satgas SAR Pidie, masyarakat, dan melayan," kata Ibnu Harris Al Hussain.
 



Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026