Banda Aceh (Antaranews Aceh) - Warga kecamatan Linge meminta daerah tersebut dimekarkan mengingat jangkauan dan wilayah daerah tersebut sangat luas yakni mencapai 26 kampung/desa.

"Mereka mengeluhkan akan jarak tempuh dan wilayah yang terlalu luas sehingga banyak kegiatan yang sifatnya melibatkan masyarakat di kecamatan tidak bisa diikuti dengan baik," kata Camat Linge, Jahidin di Aceh Tengah, Kamis.

Ia menjelaskan saat ini Kecamatan Linge terdapat 26 kampung yang terbagi dalam 4 kemukiman, yaitu kemukiman Isaq, Gelung Prajah, Wihni Dusun dan Singah Mata.

Menurut dia keluhan untuk pemekaran wilayah tersebut kerap disampaikan warga yang tinggal di kemukiman Wihni Dusun dan Singah Mata yang jaraknya agak jauh dari pusat kecamatan.

Ia mencontohkan untuk kegiatan pengajian yang dilaksanakan sekali dalam sebulan di tingkat kecamatan, selama ini hanya bisa dilakukan dan diikuti oleh Kemukiman Isaq dan Kemukiman Gelung Prajah.

Menurut Jahidin jika tetap dilaksanakan pengajian yang melibatkan warga satu kecamatan, maka harus dilaksanakan waktunya lewat siang atau sore hari karena jauhnya jarak yang harus ditempuh warga.

Kegiatan pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dan Fuspita se-Kecamatan Linge bertempat di Dayah Raudhatul Ulum Kampung Gemboyah dihadiri langsung Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar dan turut didampingi sejumlah pejabat di daerah tersebut.

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar menyatakan terkait permintaan sebagian masyarakat Linge untuk pemekaran kecamatan, sudah berproses.

"DPRK juga sudah menghimpun informasi untuk menilai kelayakan berdirinya satu kecamatan hasil pemekaran Kecamatan Linge," katanya.

Menurut dia dengan dukungan semua pihak, dirinya meyakini dalam waktu dekat kecamatan pemekaran akan terwujud karena tujuannya adalah untuk mempermudah dan memperdekat pelayanan publik.

"Linge ini wilayahnya luas, tapi penduduknya sedikit, nanti kita cari strategi, misalnya membuat transmigrasi lokal yang tujuannya agar pemekaran kecamatan dapat terwujud segera," kata Shabela.



Pewarta: Muhammad Ifdhal
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026