Ketua Umum Askab PSSI Pidie, Nazir Adam kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa menyatakan, 400 atlet sepakbola yang akan diseleksi itu hasil penjaringan tim pemandu bakat dari kompetisi semua klub.
Nazir menjelaskan para pemain tersebut dijaring dari kompetisi 18 klub divisi satu, 25 klub divisi dua dan 65 pemain usulan dari 8 klub divisi utama anggota Askab PSSI Pidie.
Tim sepakbola Pidie merupakan peraih medali emas pada PORA XII/2014 di Kabupaten Aceh Timur.
"Sebagai juara bertahan kita langsung ikut PORA di Aceh Besar, tanpa melalui Pra PORA lagi," jelasnya.
Disebutkannya, seleksi akan dilaksanakan April mendatang. "Target kita dua bulan tim PORA sudah terbentuk," ucapnya.
Pelaksanaan PORA sekitar delapan bulan lagi, 18 November 2018, bagi Askab Pidie punya cukup waktu untuk mempersiapkan tim.
Walau dirasa agak berat, sebutnya, PSSI Pidie tetap memasang target mempertahankan gelar juara di multieven olahraga empat tahunan Aceh itu.
Katanya, setelah terbentuk tim, para pemain akan menjalani pemusatan latihan, sehingga bisa terbentuk tim yang solid menghadapi PORA.
Kabupaten Pidie dikenal gudangnya pemain sepakbola di Aceh. Banyak pemain asal daerah ini yang direkrut dan bermain di berbagai klub di Aceh, termasuk klub Liga III, II dan Liga I Indonesia.
Kalau pemain sepakbola di Pidie cukup. Saat ini saja ada 3.000 pemain di tingkat bawah (akar rumput) di Kabupaten Pidie, ujar Nazir Adam.
Pewarta: SudirmanEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.