Kabanjahe, Sumut, 28/1 (Antara) – Sejumlah wartawan dibawah naungan Komunitas Wartawan Peduli Bencana (KWPB) Lhokseumawe dan Aceh Utara  mendatangi langsung sejumlah titik pengungsian di daerah Kabanjahe, Tanah Karo, Sumatera Utara, untuk menyerahkan bantuan bagi pengungsi bencana erupsi Sinabung, Minggu (26/1).

Bantuan yang diberikan berupa, mie instant sebanyak 150 kotak, baju kaos sebanyak , 20 lusin, pakaian daster ibu rumah tangga sepuluh lusin, seratus helai kain sarung dan 100 botol Saos bantuan clup otomotif TeRuCi (Terios Rus Clup Indonesia) dan sejumlah donator yang tidak mengikat lainnya.

Ketua KWPB Idris Bendung di dampingi wakil ketua Rahcmad YD mengatakan, aksi sosial KWPB membantu pengungsi erupsi Sinabung merupakan kegiatan perdana sejak komunitas ini dibentuk seminggu lalu di Lhokseumawe, Aceh

“KWPB dibentuk bukan untuk sekedar bencana Sinabung saja, tapi kita akan beraksi bila ada bencana alam khususnya yang terjadi di Provinsi Aceh, dan kegiatan yang kami perankan lebih kepada penyebaran informasi awal, langsung dari lokasi bencana melalui beberapa media tempat personil KWPB bekerja,” kata Idris Bendung, Ketua KWPB, di hadapan 8000 dari 28000 pengungsi Sinabung.

Menurutnya, bantuan untuk korban erupsi Sinabung berasal dari beberapa donator atau kolega Pers yang sifatnya tidak mengikat.

“Bantuan tersebut hasil dari pengalangan kawan-kawan anggota KWPB selama dua hari dan alhamdullilah bantuan terkumpul sesuai dengan harapan kita,” kata Idris.

Idris menambahkan, seluruh anggota KWPB mengucapkan banyak terimakasih kepada semua donator yang sudah menyumbang untuk meringankan beban korban erupsi Sinabung.

“Kepercayaan para donator menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja,” ucap Idris usai  menyerahkan bantuan yang didampinggi Fahrizal Salim ketua divisi penggalangan bantuan KWPB.


Editor : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026