Banda Aceh (Antaranews Aceh) - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi awal pekan ini di kawasan perbukitan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

"Terjadi kebakaran lahan kembali di Desa Suka Damai Saree, Kecamatan Lembah Seulawah sejak pukul 13.30 WIB ," kata?Kepala Pelaksana BPBA, Teuku Ahmad Dadek, di Banda Aceh, Senin.

Ia mengaku, pihaknya belum menghitung berapa total luas baik hutan maupun lahan yang terbakar sejak awal Agustus 2018 karena pekan lalu, tepatnya Sabtu, (11/8) malam, di Desa Seunapet, Lembah Seulawah, Aceh Besar juga terbakar.

Tapi dalam dua bulan terakhir, yakni Juni dan Juli 2018 tercatat?14 hektare diantaranya hutan dan lahan terutama tanaman pinus di kabupaten ini, hangus terbakar dalam enam kali kejadian dari total seluas?347,12 hektare Karhutla di Aceh.

Dadek mengatakan, tim pemadam saat ini sedang berupaya memadamkan kobaran titik api yang melanda Desa Suka Damai Saree dengan mengerahkan satu unit mobil armada pemadam kebakaran.

Sementara, penyebab kebakaran di Lembah Seulawah tersebut, hingga kini masih dalam tahap penyelidikan ihak yang berwajib setempat.

"Kita mendapat informasi terakhir, bahwa api yang membakar hutan dan lahan baru bisa dipadamkan sekitar pukul 15.50 WIB," kata Dadek.

Pemkab Kabupaten Aceh Besar telah memperingatakan kebakaran yang terjadi di Lembah Seulawah merupakan kawasan cukup sulit dipadamkan, seperti dibutuhkan waktu satu bulan lebih pada 2016.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar menyebut, titik api yang berada kawasan lembah rentan diterpa angin kencang. Apalagi musim kemarau tiba, dan mengakibatkan?titik api cepat bertambah.

"Struktur pegunungan terjal, dan titik api berada jauh di lembah-lembah. Jika menggunakan selang pemadama kebakaran (Damkar), tidak sampai menjangkau lokasi. Belum lagi titik api juga terdapat di tengah hutan," kata Sekretaris BPBD Aceh Besar, Zainal Abidin.
 

Pewarta: Muhammad Said
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026