Banda Aceh (Antaranews Aceh) - Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Blang Bintang, Aceh Besar menyebut, masa transisi atau peralihan musim kemarau ke penghujan terjadi penurunan suhu udara di wilayah Aceh maksimum berkisar 31-32 derajat Celcius.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Blang Bintang, Zakaria Ahmad di Aceh Besar, Rabu, mengatakan tapi empat daerah dataran tinggi wilayah Tengah di Aceh diperkirakan mengalami suhu udara 25 derajat Celcius.

"Masa transisi kali ini, diperkirakan sampai berakhir September. Sebab di awal Oktober, kita sudah masuki musim penghujan hingga akhir tahun," tambahnya.

Ia melanjutkan, kelembaban udara di provinsi paling Utara di Sumatera ini diperkirakan berkisar 60 hingga 90 persen, dan di daerah dataran tinggi 65 sampai 95 persen akibat kandungan uap di lapisan atmosfer mulai tersimpan.

Banyaknya kandungan uap air yang tersimpan di atmosfer ini, sehingga menyebabkan mulai sore hingga malam hari sebagian wilayah di Aceh akan diguyur hujan yang tidak merata, dan berlangsung singkat.

"Hujan yang turun di beberapa daerah di Aceh masih bersifat sporadis, dan belum merata dengan rata-rata masih di?bawah intensitas sedang," lanjutnya.

"Tapi tetap kita sampaikan ke pihak terkait di 23 kabupaten/kota, mengenai peringatan dini potensi hujan setiap saat di berbagai daerah di Aceh," tegas Zakaria.

Pekan lalu dilaporkan, dua kabupaten di wilayah Barat dan Selatan di?Aceh?dilanda banjir akibat tingginya intensitas curah hujan mengguyur selama satu hari terakhir.

"Banjir melanda Kabupaten Aceh Selatan dan Kabupaten Aceh Barat Daya," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Aceh, Teuku Ahmad Dadek.

Ia menambahkan banjir di Aceh Selatan terjadi Sabtu, (8/9) petang, yang merendam puluhan rumah penduduk dan mengakibatkan 35 unit rumah terkena lumpur bawaan banjir dengan korban terdampak 46 kepala keluarga atau 180 jiwa di Gampong Tengoh, Kecamatan Trumon Tengah.

Lalu banjir mengepung Aceh Barat Daya juga terjadi di waktu bersamaan akibat luapan sungai setempat, dan merendam ratusan rumah di 20 desa pada lima kecamatan.

"Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Barat Daya menyebabkan beberapa kecamatan terendam banjir dengan ketinggian 50 centimetr?hingga satu meter . Banjir juga merusak fasilitas publik, rumah warga dan puluhan hektare sawah terendam," ujar Ahmad.
 

Pewarta: Muhammad Said
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026