“Permintaan darah dari keluarga pasien setiap harinya meningkat sementara darah yang berhasil terkumpul terbatas,” kata Direktur Unit Donor Darah PMI Cabang Kota Banda Aceh T Ghazali di Banda Aceh, Sabtu.
Disebutkannya, sehari lembaga tersebut hanya berhasil mengumpulkan 30-40 kantong darah sementera kebutuhan darah untuk 13 rumah sakit di ibu kota Provinsi Aceh itu mencapi 80-90 kantong.
Ghazali menjelaskannya minimnya pendonor sukarela untuk menjadi penyumbang darah juga menjadi salah satu penyebab berkurangnya stok darah di unit donor darah di Banda Aceh.
“Sulit bagi kami untuk memenuhi permintaan dan mencapai target sebanyak 130 kantong setiap harinya, jika tidak banyak penyumbang sukarela yang ingin menyumbangkan darahnya kepada pasien yang membutuhkan,” katanya.
Pihaknya terus berupaya menjemput bola dan menyurati seluruh perguruan tinggi, instansi pemerintah diberbagai tingkatan dan seluruh masyarakat untuk bersedia menjadi pendonor darah.
“Kami mengajak seluruh masayrakat di Banda Aceh dan Aceh Besar khususnya dan Aceh umumnya untuk menjadi pendonor rutin, selain membantu sesama juga menjadi amal bagi kita semua,” katanya.
Pihaknya meyakini dengan makin banyaknya pendonor sukarela dan pendonor rutin di Banda Aceh akan mampu memenuhi seluruh permintaan darah dari keluarga pasien.(Hayatullah)
Pewarta: Pewarta : Muhammad IfdhalEditor : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.