Mualem ditetapkan secara aklamasi dan sekaligus sebagai ketua formatur itu disahkan pada Sidang Pleno IV Musorprov yang disampaikan oleh pimpinan sidang, Dahlan.
Dari hasil penjariang dan penyaringan calon Ketum KONI Aceh, yang bersangkutan adalah satu-satunya calon yang mendaftar.
Dari hasil penjaringan dan penyaringan, Mualem dinilai layak dan pantas menjadi calon Ketum KONI Aceh sesuai yang diatur dalam AD/ART.
Atas laporan tim penyaringan dan penjaringan tersebut sesuai dengan tata tertib tahapan pemilihan, yakni apabila calon ketum hanya satu orang, maka bisa ditetapkan secara aklamasi, katanya.
Mualem menyatakan, menyamapaikan terimakasih kepada peserta yang telah mempercayakan dirinya sebagai Ketm KONI Aceh untuk lima tahun mendatang.
Ia mengajak semua pihak untuk sama-sama membangun olahraga, karena banyak pekerjaan rumah yang menghadapi Aceh ke depan, yakni PON 2020 di Papua dan tuan rumah PON 2024 bersama Sumatera Utara.
KONI sudah bertekad agar pada PON mendatang Aceh bisa masuk 10 besar. "Untuk itu, pembinaan dan latihan atlet ke depan terus ditingkatkan," katanya.
Tim formatur yang mendampingi Mualem adalah M Nasir dari unsur Pengprov dan Tendi mewakili unsur Koni kabupaten/kota.
Pewarta: Heru Dwi SuryatmojoEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.