Penyerahan piagam penghargaan bagi mahasiswa berprestasi baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional berlangsung di Ruang Teater Fakultas, Sabtu. Kegiatan ini adalah bagian dari kick off Program 2018 Prodi KPI.
Selain 25 mahasiswa berprestasi juga diberikan penghargaan kepada 4 dosen kreatif yang sudah menggagas kegiatan dan membuka jalan mahasiswa buat berkarya, dan bekerjasama dengan lembaga di luar kampus.
Ketua Prodi KPI FDK UIN Ar-Raniry, Dr Hendra Syahputra mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses menghargai usaha yang sudah dilakukan oleh mahasiswa dalam bidang akademik dan minat bakat, termasuk dosen yang telah membuka jalan dan menggagas program agar memudahkan mahasiswa dalam peningkatan kualitas dan prestasi mahasiswa di berbagai bidang.
Hendra mengatakan, kemampuan mahasiswa yang berkolaborasi dengan kepekaan dosen dalam mendidik dan mengarahkan "bahan bakar" baru untuk menunjang prestasi semua lini mahasiswa di Prodi KPI.
Bakat yang mereka miliki menjadi konektor, passion dan kreativitas untuk maju bersama, terutama menjadikan mereka calon pemimpin masa depan
Sejak sekarang mereka diarahkan untuk semangat dan tetap kreative meski memiliki tantangan dan hambatan dalam perjalanan
"Setiap mahasiswa kami adalah calon pemimpin, Setiap pemimpin dapat berlatih dan meningkatkan kompetensi dasar yang mereka memiliki ditambah keteguhan hati, dan semangat yang harus terus dipupuk. Tujuannya, mereka bisa berprestasi akademik dan mengembangkan minat mereka dengan mengasah talents masing-masing, ujung-ujungnya bisa membuat lingkungannya akan termotivasi," ujar dia.
Dalam kegiatan ini juga digelar acara nonton bareng film karya mahasiswa yang telah memenangkan penghargaan nasional dan internasional, juga pagelaran seni tradisional persembahan mahasiwa Prodi KPI.
Dalam kegiatan ini semua sumbangan yang didapatkan dalam acara ini diserahkan kepada rumah zakat untuk kemudian disalurkan kepada yang membutuhkan.
Pewarta: Heru Dwi SuryatmojoEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.