Meulaboh (Antaranews Aceh) - Bupati Aceh Barat H Ramli MS menegaskan musibah kebakaran lahan yang melanda sejumlah lahan perkebunan masyarakat di tiga desa di Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, hingga Kamis (31/1) pagi sudah padam mencapai 85 persen.

Ada pun lokasi lahan yang terbakar ini sebelumnya terjadi di kawasan Desa Suak Raya, Desa Lapang dan sebagian Desa Leuhan, kecamatan setempat.

"Alhamdulillah, berkat kerja keras semua pihak khususnya petugas pemadam kebakaran, tim relawan, TNI dan Polri, kebakaran lahan yang terjadi di beberapa desa di Aceh Barat sudah berhasil dipadamkan," kata Bupati Aceh Barat H Ramli MS kepada Antara, usai meninjau lokasi.

Pemadaman api berhasil dilakukan setelah petugas melakukan pemadaman api kurang dari 36 jam, sehingga secara keseluruhan api bisa dipadamkan khususnya di titik kebakaran yang terdapat sumber api.

Baca juga: Kebakaran lahan gambut di Aceh Barat sulit dikendalikan

Meski saat ini masih dilakukan pendataan, seberapa besar luas areal yang terbakar, ia berharap musibah ini tak lagi terulang.

Bupati H Ramli MS juga menegaskan padamnya kebakaran lahan di kawasan pinggiran Kota Meulaboh tersebut, juga disebabkan turunnya hujan yang melanda kawasan ini pada Kamis pagi.

Baca juga: Kebakaran lahan di Aceh Barat meluas

"Hujan ini rahmat, sehingga kebakaran lahan juga padam dengan sendirinya," kata Ramli.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat khususnya pemilik lahan agar tidak melakukan pembakaran saat membersihkan kebun, sehingga musibah kebakaran lahan dapat terhindarkan.

Baca juga: Enam hektare lahan gambut terbakar di Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat juga berterima kasih kepada petugas pemadam kebakaran, tim relawan kemanusiaan, TNI dan Polri yang sudah bekerja keras guna memadamkan api di lokasi kebakaran lahan.

"Lokasi kebakaran ini juga masih harus dipantau, agar sumber api tidak lagi menjalar ke lahan lain," pintanya.

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : Heru Dwi Suryatmojo

COPYRIGHT © ANTARA 2026