"Pemikiran-pemikiran dari para lulusan perguruan tinggi sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul untuk pembangunan berbagai sektor," kata Dekan Fakultas dakwah dan komunikasi UIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh A Rani Usman di Banda Aceh, Rabu.
Di sela-sela pelaksanaan yudisium fakultas tersebut ia mengatakan, seorang intelektual harus mampu melahirkan ide-ide cemerlang yang membangun dan dituangkan dalam karya-karyanya serta mempublikasikannya ke masyarakat luas, baik melalui media masa maupun secara langsung sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Seorang intelektual dikenal karena karyanya baik secara tertulis maupun dengan aksinya di masyarakat," katanya.
A Rani mengingatkan agar lulusan perguruan tinggi tersebut tidak menciplak karya ilmiah yang ditulis orang lain, karena plagiat karya orang merupakan pekerjaan yang memalukan dan dosa besar.
Karena itu ia mengajak seluruh lulusan dapat terus berkontribusi untuk masyarakat dan daerah dengan karya-karyanya dan juga menyumbang berbagai pemikiran-pemikiran dalam kehidupan bermasyarakat.
Disebutkannya, jumlah peserta yudisium semester ganjil 2013/2014 sebanyak 86 orang atau meningkat sekitar 11 persen dari semester sebelumnya sebanyak 77 orang.
Pihaknya terus berupaya meningkatkan kapasitas tenaga pengajar di lingkungan fakultas tersebut khususnya guna melahirkan lulusan-lulusan yang akan mampu bersaing dan berkontribusi besar untuk pembangunan Aceh.
Editor : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.