Ketua KIP Aceh Utara Zulfikar mengatakan, pemindahan ke kantor baru ini ditandai dengan tepung tawar (peusijuek) gedung, para staf sekretariat dan komisioner.
Dikatakan, untuk peresmian gedung itu sendiri dan pemotongan pita atau acara seremonial akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Peusijeuk kantor baru ini dilakukan oleh Waled Muzakir atau Waled Lapang, yang turut dihadiri pihak Polres Aceh Utara, Imum Chik Masjid Alue Mudem dan tokoh masyarakat setempat," kata Zulfikar.
Aktivitas di gedung baru yang beralamat di Desa Alue Mudem, Kecamatan Lhoksukon, mulai dilakukan sejak hari ini dan seterusnya.
Sedangkan barang dan dokumen penting dari kantor lama di Lhokseumawe mulai dipindahkan secara bertahap sejak Sabtu lalu.
"Mulai hari ini kita beraktivitas penuh di gedung baru. Agenda pertama adalah pemberian bimtek kepada para relawan demokrasi, yang berlangsung di Aula Kantor KIP Aceh Utara," jelas Zulfikar.
Zulfikar menyebutkan, semua pihak yang memiliki keperluan administrasi dengan KIP agar tidak lagi mendatangi kantor lama di Lhokseumawe.
Dia juga menyebutkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyurati instansi-instansi terkait, termasuk partai politik mengenai pemindahan kantor baru ke Lhoksukon.
Selain gedung baru, sambung Zulfikar, tadi pagi juga dilakukan peusijuek tiga unit mobil baru yang merupakan mobil bantuan dari pusat untuk operasional KIP Aceh Utara.
Pewarta: ZubirEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.