"Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang berhasil meraih nilai tertinggi IKM di Aceh yakni 3,65. Nilai ini melampaui nilai rata-rata nasional 3,32," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang Anton Helistiawan melalui Kasi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian Said Azhar di Sabang, Kamis.
Ia menyebutkan, hasil survey yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Imigrasi menempatkan Kantor Imigrasi Meulaboh diurutan ke dua dengan perolehan nilah 3,35.
Kemudian disusul Kantor Imigrasi Takengon 3,30, Kantor Imigrasi Lhokseumawe 3,18, Kantor Imigrasi Langsa 3,16 dan Kantor Imigrasi Banda Aceh 2,93.
"Kami mengapresiasi terhadap seluruh kinerja pegawai yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sehingga mendapatkan nilai tertinggi dan semoga ke depan bisa jauh lebih baik," ujar dia.
Pihaknya juga berharap, ke depan dapat mempertahankan capaian tersebut serta berupaya untuk bisa lebih baik lagi.
Survey indeks kepuasan masyarakat dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi terhadap Kantor Imigrasi di seluruh Indonesia sejak tanggal 10 September 10 Oktober 2018 dengan responden pengguna jasa keimigrasian baik Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing.
"Survey menggunakan skala likert 1-4 dengan margin error ? 1,25 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Hasil survey membuktikan pelayanan publik di Kantor Imigrasi Sabang termasuk kategori sangat baik dengan nilai rata-rata IKM sebesar 3.56," jelasnya.
Dia menyebutkan, aspek yang mendapatkan penilaian tertinggi merupakan kemudahan alur antrian paspor baik secara offline maupun online dengan penilaian sebesar 3.72.
Kantor imigrasi Kelas II Sabang sebelumnya juga telah mendapatkan dua penghargaan sebagai Kantor Imigrasi terbaik dalam Pengelolaan Sistem Informasi Surat Masuk dan Keluar, serta terbaik dalam bidang Aktualisasi Pencapaian Pelaporan tahun 2018.
Pewarta: Irman YusufUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.