"Hari ini (Sabtu) masih dilakukan pemadaman dipimpin langsung Dandim Nagan Raya. Sudah ada alat berat juga dikerahkan untuk membantu pembuatan canal sumber air," kata Kepala pelaksana BPBD Nagan Raya, Hamidi saat dihubungi di Nagan Raya, Sabtu.
Peristiwa karhutla di wilayah setempat telah terjadi sejak Kamis (28/2), lokasi kebakaran terjadi pada dua titik lokasi dengan luasan secara menyeluruh diperkirakan telah menghanguskan 10 hektare lahan gambut kering.
Namun, kata Hamidi satu titik lokasi telah berhasil dipadamkan, yakni di Gunung Reubo, Kecamatan Kuala, sementara saat ini operasi pemadaman terkosentrasi di Desa Kuala Tadu, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya.
"Kebakaran 4,7 hektare, itu sudah padam kemarin, ini yang satu titik lagi sisanya di tempat lain yang sedang kita padamkan bersama. Yang satu titik lagi ini mungkin hari ini juga bisa padam," sebutnya.
Dalam kegiatan pemadaman tersebut turut dibantu jajaran TNI, baik dari Komando Resor Militer (Korem) 012 Teuku Umar (TU), jajaran Kodim 0105/ Nagan Raya, Kompi C Brimob Ujong Fatihah, Polres Nagan Raya, serta unsur muspika dan masyarakat setempat.
Ia mengatakan, kondisi titik api kebakaran lahan gambut tersebut masih aman dari permukiman penduduk, pihaknya juga terus memantau agar tidak meluas pesebaran titik api.
"Cuaca memang panas, tapi belum mengganggu, masih 1 kilometer dari permukiman penduduk. Sampai siang ini masih aman, api masih jauh dari rumah-rumah warga," lanjutnya.
Pewarta: AnwarUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.