Banda Aceh, 24/2 (Antaraaceh) - Bupati Aceh Tengah H Nasaruddin mengusulkan agar Pemerintah Aceh dapat membangun rel kereta api di dataran tinggi gayo, guna memaksimalkan pemasaran hasil pertanian di kawasan setempat.
"Kami minta agar Pemerintah Aceh dapat mempertimbangkan pembangunan rel kereta api yang menghubungkan wilayah Tengah Aceh dengan pesisir utara yakni langsung ke Pelabuhan Krueng Geukuh," katanya Minggu di sela-sela kunjungan Gubernur Aceh Zaini Abdullah ke Aceh Tengah.
Dijelaskannya, keberadaan pelabuhan Krueung Geukuh memberikan peluang yang sangat besar bagi petani dan pedagang di Aceh Tengah untuk memasarkan berbagai produk pertanian dari kabupaten itu ke manca Negara.
"Artinya, dengan adanya rel kereta api nantinya akan memudahkan membawa berbgi hasil pertanian dari kabupaten Aceh itu menuju Pelabuhan Krueng Geukuh," katanya.
Ia mengatakan transportasi darat melalui jalur Takengon-Bireuen masih menjadi kendala dan juga memerlukan biaya besar untuk produksi menyusul tingginya biaya yang dikeluerkan untuk transportasi.
Karena itu, kehadiran rel kereta api yang nantinya akan mengangkut berbagai hasil pertanian dan perkebunan dari wilayah tengah Aceh (Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues) akan mampu mempermudah pemasaran dan memangkas biaya produksi.
Nasaruddin juga menyinggung terhadap pembangunan jalan Takengon- Bireuen terumtama di kawasan Cot Panglima yang tidak kunjung usai dibangun pembangunan ruas jalan tersebut.
"Belum maksimalnya pembangunan ruas jalan tersebut sangat berdampak bagi masyarakat di wilayah tengah Aceh," katanya.
Sementera itu Gubernur Zaini Abdullah mengatakan usulan rel kereta api tersebut akn dipertimbangkan oleh Pemerintah Aceh sebagai slah satu jalur transportasi alternative di kawasan tersebut.
Terkait dengan kondisi jalan Takengon-Bireuen yang selama ini masih menjadi kendala transportasi, Zaini mengatakan pihaknya akan segera memprioritaskan penyelesaian jalan tersebut.
"Saya akan cek langsung di mana kendala pembangunan kawasan cot panglima sehingga nantinya masyarakat dapat lebih mudah dalam menggunakan jalan Takengon-Bireuen", demikian Zaini.

Pewarta: Pewarta : Muhammad Ifdhal
Editor : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026