"Jika industri kerajinan tangan ini berhasil kita buka, maka akan menambah lapangan kerja baru bagi masyarakat," kata Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham kepada Antara, Sabtu (27/4).
Hal ini dilakukan karena saat ini pengembangan dan pengelolaan batu giok yang dimiliki kabupaten tersebut belum sepenuhnya dilakukan pemanfaatan. Sehingga dengan adanya kerajinan tangan tersebut, maka pendapatan masyarakat juga akan semakin bertambah.
Pihaknya berencana, industri tersebut nantinya akan dikelola oleh masyarakat atau pihak swasta dan sama sekali tidak melibatkan pemerintah daerah. Melainkan mengundang investor agar berminat mengembangkan kerajinan tangan dari batu alam.
Hal ini terinsiprasi berdasarkan hasil kunjungan ke Tulung Agung, Jawa Timur beberapa waktu lalu karena daerah tersebut merupakan salah satu sentra pengembangan kerajinan tangan yang berasal dari batu alam.
"Kita akan sangat bangga apabila batu alam Nagan Raya ini bisa dikembangkan dengan baik, apalagi jika laku di pasar domestik dan internasional. Ini tentu akan sangat menggembirakan," tuturnya.
Pewarta: T Dedi IskandarEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026