Amatan di Blangpidie, Senin, lima anggota dewan tersebut terdiri Yunardi Natsir dari Partai Nasdem, Syarifuddin dari Partai Demokrat, Siti Nahziah dan Tengku Khalidi dari Partai Aceh, dan Hj Liswani dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Kelima anggota DPR Aceh didampingi Asisten Administrasi Umum Setdakab Abdya, Muslim Hasan, dan sejumlah pejabat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang daerah itu meninjau Masjid Agung di Desa Guhang, Kecamatan Blangpidie.
Setelah meninjau Masjid Agung yang dibangun dengan menggunakan Dana Otonomi Aceh (DOKA) 2018, lima anggota legislator Aceh ini kembali melanjutkan peninjauan ke proyek pembangunan pengaman tebing Krueng (sungai) Susoh.
Proyek pemasangan "batu gajah" sepanjang tebing muara, tepatnya di kawasan Bandara Kuala Batu, Desa Pante Gelima, Kecamatan Susoh tersebut juga mengunakan DOKA 2018.
Salah seorang anggota DPRA, Yunardi Natsir mengatakan, lima anggota legislator Aceh datang ke Abdya dalam rangka Pansus Pembahasan Laporan Hasil Pemeriksan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (LHP BPK-RI).
"Ini dalam rangka Pansus LHP BPK RI. Pansus perhitungan anggaran 2018. Jadi, kita melihat biar ada sinergitas antara perencanaan pembangunan dari pusat ke daerah," kata anggota DPRA dari Fraksi Partai NasDem itu.
Ia menerangkan, Pansus LHP BPK RI yang dilakukan oleh anggota DPR Aceh ini bukan saja di Abdya, tetapi juga ke Aceh Selatan, Kota Subulussalam dan Aceh Singkil.
"Hari pertama ini kami pansus di Abdya, baru selanjutnya ke Kabupaten Aceh Selatan, Kota Subulussalam, terakhir ke Kabupaten Aceh Singkil," ujar Yunardi Natsir.
Pewarta: SuprianEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.