BKSDA Aceh perkuat deteksi dini virus terhadap anak gajah
- 13 Agustus 2026 16:30
Mahout atau Pawang gajah menggiring gajah terlatih di lokasi Conservation Response Unit (CRU) Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, provinsi Aceh, Minggu (12/3). Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh secara rutin melakukan patroli dengan mengerahkan empat ekor gajah terlatih di daerah itu guna mengusir kawanan gajah liar yang merusak lahan perkebunan dan juga untuk mencegah konflik gajah dengan manusia.(ANTARA FOTO/Ampelsa)
Mahoud atau pawang gajah memandikan gajah terlatih sebelum melakukan patroli di sungai Iee Jeurengeh, Desa Ligan, Kecamatan Sampoinet, Kabupaten Aceh Jaya, Propinsi Aceh Minggu (12/3). Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh secara rutin melakukan patroli dengan mengerahkan empat ekor gajah terlatih di daerah itu guna mengusir kawanan gajah liar yang merusak lahan perkebunan dan juga untuk mencegah konflik gajah dengan manusia.(ANTARA FOTO/Ampelsa)
Sejumlah gajah terlatih berada di lokasi Conservation Response Unit (CRU) Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, provinsi Aceh, Minggu (12/3). Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh secara rutin melakukan patroli dengan mengerahkan empat ekor gajah terlatih di daerah itu guna mengusir kawanan gajah liar yang merusak lahan perkebunan dan juga untuk mencegah konflik gajah dengan manusia.(ANTARA FOTO/Ampelsa)