#PENGELOLAAN DANA UMAT

Kami memiliki 45 berita tentang pengelolaan dana umat

Baitul Mal Aceh lakukan pendataan potensi wakaf produktif untuk memaksimalkan pemanfaatan

Baitul Mal Aceh (BMA) mulai mendata potensi wakaf produktif di seluruh Provinsi Aceh guna memastikan aset wakaf di Tanah ...

Baitul Mal Aceh salurkan Rp89,46 miliar zakat dan infak pada 2024

Baitul Mal Aceh (BMA) telah menyalurkan zakat dan infak sebanyak Rp89,46 miliar untuk 29.859 mustahik dan penerima manfaat di ...

Dorong Kelestarian Lingkungan, BSI Ajak Masyarakat Terapkan Wisata Berkelanjutan di Cikole Lembang

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus mendorong kelestarian lingkungan dan implementasi ESG. Kali ini BSI mendorong ...

Pj Bupati Abdya Dorong Pengelolaan Zakat yang Transparan dan Profesional

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Sunawardi, menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang baik dan profesiona dalam ...

Baitul Mal Aceh salurkan Rp600 juta ke mitra LKS upaya berantas rentenir

Baitul Mal Aceh menyalurkan bantuan ekonomi sebesar Rp600 juta melalui mitra Lembaga Keuangan Syariah (LKS) sebagai komitmen ...

Baitul Mal-RSUDZA kerja sama bantu kaki palsu untuk pasien miskin

Baitul Mal Aceh dam Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh melakukan kerja sama untuk penyaluran bantuan ...

Pemkot Banda Aceh beri bantuan lima mobil jenazah bagi masjid

Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh memberikan bantuan mobil ambulan jenazah bagi lima Badan Kemakmuran Masjid (BKM) di Banda ...

Menteri Agama ingatkan dana haji jangan sampai hilang karena salah kelola

Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan agar dana haji yang mencapai Rp158,3 triliun pada Badan Pengelola Keuangan Haji ...

BPKH kelola dana haji Rp158 triliun hingga Juli 2023

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengelola dana haji mencapai Rp158 triliun hingga Juli 2023 yang ditempatkan pada investasi ...

Tujuh orang calon tenaga profesional Baitul Mal Nagan Raya dinyatakan lulus

Lembaga Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, menetapkan tujuh orang calon tenaga profesional setelah sebelumnya ...