Sejumlah pengusaha warung kopi di Kota Meulaboh, Ibukota Kabupaten Aceh Barat kini mulai menerapkan pola menjaga jarak (social distancing) kepada pengunjung untuk mencegah penularan virus corona (COVID-19).

"Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengapresiasi sikap pengusaha warung kopi dan kafe yang sudah peduli terhadap keselamatan pengunjung," kata Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Amril Nuthihar di Meulaboh, Senin.

Baca juga: BRI Wilayah Aceh salurkan bantuan Rp1,2 miliar untuk penanganan COVID-19

Menurutnya, pembatasan ruang bagi setiap pengunjung warung kopi, kafe atau sejumlah tempat jajanan makanan dan minuman di Meulaboh, untuk menyahuti imbauan dari pemerintah daerah dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) setempat.

Hal ini untuk memastikan tidak ada masyarakat Aceh Barat yang terkena penularan COVID-19 saat beraktivitas di luar rumah.

Baca juga: Pemkab Abdya diminta perhatikan mahasiswa dirantau selama COVID-19

Amril juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mengenakan masker kain, apabila beraktivitas di luar rumah agar menjaga kesehatan.

"Pemkab Aceh Barat mengharapkan agar pembatasan jarak di setiap tempat usaha terus dilakukan pengusaha, sehingga masyarakat semakin nyaman saat menikmati makanan atau pun minuman," katanya menambahkan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga akan mengambil sikap tegas apabila tempat jajanan makanan dan minuman di daerah ini, tidak mematuhi anjuran pemerintah untuk menerapkan pola jarak sosial dan pembatasan ruang kepada setiap pengunjung, sesuai dengan aturan yang berlaku, tutupnya.

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar

Editor : Heru Dwi Suryatmojo


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2020