Pemerintah Aceh pada 2021 mengalokasikan anggaran Rp9,384 triliun untuk menurunkan angka kemiskinan di provinsi itu.

“Anggaran pengentasan kemiskinan tersebut bersumber dari APBA, APBN, dan dana CSR perusahaan daerah, swasta dan BUMN,” kata Kepala Bappeda Aceh, T Ahmad Dadek di Banda Aceh, Minggu.

Untuk anggaran bersumber dari APBA, ada enam kegiatan prioritas yang menjadi fokus untuk menurunkan angka kemiskinan sebesar 14,5 persen. Masing-masing membantu menekan pengeluaran masyarakat miskin Rp3,499 triliun dan meningkatkan pendapatan masyarakat Rp384 miliar.

Selanjutnya, meningkatkan sumber daya masyarakat miskin Rp3,704 triliun, dampak bencana Rp386 miliar, menjaga stabilitas pangan Rp21 miliar dan menekan biaya transaksi ekonomi Rp1,387 triliun.

“Pemerintah Aceh terus berupaya memaksimalkan anggaran yang dialokasikan dalam APBA khususnya menyentuh langsung pada permasalahan yang ada,” katanya.

Selanjutnya melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp1,283 triliun dan CSR Rp41 miliar.

T Ahmad Dadek  optimistis dengan berbagai program yang dikucurkan pada tahun 2021 tersebut upaya menekan angka kemiskinan dapat terwujud.

Ia menambahkan mampu mempertahankan angka kemiskinan di tengah pandemi COVID-19 yang berdampak pada semua sektor ekonomi, juga merupakan sebuah kinerja yang patut diapresiasi.

Pewarta: M Ifdhal

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2021