Pembangunan jalur kereta api (KA) dari Mojokerto ke Sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur, ditarget rampung pada 2022, dan saat ini dalam proses pengerasan.

"Alhamdulillah tidak ada kendala, dan saat ini proses pengerasan, kami harapkan selesai pada 2022," kata Kepala PT KAI Daop 8 Surabaya, Heri Siswanto di Surabaya, Sabtu.

Heri mengakui, semua komponen pemegang kebijakan mendukung pelaksanaan pembangunan rel ganda di wilayah Mojokerto hingga Surabaya, termasuk Pemprov Jatim, sehingga diharapkan bisa segera selesai.

Ia menjelaskan, salah satu dukungan Pemprov Jatim adalah penyelesaian lahan di sisi kiri dan kanan rel, serta penyiapan lahan stasiun.

"Awalnya di situ kan single trak, dan akan menjadi dua jalur. Kami bersyukur, di pinggir kiri dan kanan sudah dibantu Pemrpov Jatim," katanya.

Jalur ganda KA merupakan salah satu Proyek Strategi Nasional (PSN) sesuai Perpres 109 tahun 2020. Pembangunan jalur ganda ada 2 segmen, yakni Utara Jawa dan Selatan Jawa.

Untuk Kota Mojokerto, termasuk lintas Selatan Jawa, mulai Cirebon-Proya-Jogja-Madiun- Mojokerto dan Surabaya. Sampai saat ini yang sudah selesai dikerjakan sekitar 575 km.

Untuk jalur Mojokerto-Surabaya (Wonokromo) masih menyisakan 40 km, dan sedang proses Mojokerto-Sepanjang sekitar 33 km. Kemudian Sepanjang-Wonokromo sekitar 7 km.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim, Dr Nyono mendorong PT KAI untuk melakukan percepatan pembangunan jalur ganda di Mojokerto hingga Surabaya, untuk mendukung mobilitas masyarakat di wilayah setempat.

Dorongan itu disampaikan Nyono saat menghadiri peluncuran inovasi percepatan waktu tempuh KA Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya-Jakarta, dari sebelumnya 8 jam 30 menit, menjadi 8 jam 10 menit, atau lebih cepat 20 menit di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jumat (24/9).


Pewarta: A Malik Ibrahim

Editor : M Ifdhal


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2021