Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh, Achris Sarwani meminta Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Aceh syariah dapat menjadi pemain utama dalam penyaluran pembiayaan di provinsi setempat.

“Di Aceh ada dua bank bank yang menguasai lebih dari 90 persen pangsa pasar pembiayaan/layanan perbankan,” kata Achris Sarwani di Banda Aceh, Rabu.

Ia menjelaskan perbankan syariah yang ada di Aceh harus mampu memanfaatkan sekaligus menjadi pemain utama yang benar-benar menjalankan fungsi dasar dari perbankan, yaitu lembaga intermediasi antara pihak yang menyimpan kelebihan dananya di bank (nasabah debitur) untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dana guna melakukan dan memperbesar kegiatan produktifnya. 

Menurut dia pembiayaan perbankan untuk pembangunan dan pengembangan ekonomi di Aceh akan sangat tergantung kepada dua bank tersebut. 

“Kedua bank tersebut harus kita pastikan terus dalam keadaan sehat/baik dan secara maksimal melayani masyarakat dan sektor produktif di Aceh,” katanya.

Ia mengatakan kapasitas permodalan, profesionalitas manajemen dan penguasaan teknologi kedua bank tersebut sangat memungkinkan untuk bisa menjalankan amanah dan tugas mulia dari qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) untuk menyejahterakan masyarakat Aceh. 

“Semoga kedua bank tersebut dapat menjaga amanah yang diberikan sesuai dengan amanah Qanun LKS,” katanya

Pewarta: M Ifdhal

Editor : M Ifdhal


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2022