Kualaaimpang (ANTARA Aceh) - Polres bersama pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang melaksanakan razia ke Rumah Sakit  Umum (RSU) Daerah dan Rumah Sakit swasta Pertamina Rantau, namun tidak ditemukan vaksin palsu.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prasetyo melalui Kasat Reskrim AKP Ferdian Candra di Kualasimpang, Kamis menyatakan, pihaknya ada membawa beberapa jenis vaksin untuk diperiksa di laboraturium, namun hasilnya negatif, dimana seluruh vaksin tersebut asli.

Vaksin yang dicurigai palsu dan diproduksi dengan menggunakan dana pemerintah tersebut antara lain  vaksin BCG, polio, campak, DPT/HB/HIB, TT dan Hepatitis B Pid. Vaksin-vasin tersebut stoknya masih mencukupi untuk kebutuhan beberapa bulan kedepan.

"Sudah kita lakukan uji klinik di Laboratorium Dinkes, hasilnya tidak terdapat vasin palsu di kedua Rumah Sakit Umum tersebut, baik di RSUD Aceh Tamiang maupun di RSU Rantau. Semuanya asli," tegas Ferdian.

Ia menjelaskan vaksin hasil pengadaan RSUD atau beli sendiri adalah TT, Rabi Ur (rabies),  Biosat ( anti tetanus), Biosave (anti bisa ular) dan Gerap tetanus (generik) kesemuanya buatan Bio Farma dan tidak ditemukan vaksin palsu.

Sementara, tambah Ferdian, di RS swasta Pertamina Rantau yang awalnya dicurigai adanya vaksin palsu, terutama pada vaksin campak, namun setelah dicek melalui uji klinik di laboratorium, adalah asli, bukan palsu.

Kemudian sidak dilanjutkan ke praktek dokter dan klinik semua hasilnya sangat baik, tidak diketemukan vaksin palsu. Sebab semua klinik tidak melayani imunisasi melainkan dirujuk ke bidan desa yg masing masing mempunyai jadwal tertentu.

Sementara Direktur RSUD Aceh Tamiang Ibnu Aziz membenarkan sidak gabungan tersebut yang juga turut serta dalam sidak itu.

"Tamiang bebas vaksin palsu, itu bukan pernyataan saya, tetapi hasil uji laboratorium secara bersama-sama," jelasnya.

Diakui, selama ini pihak RSUD Aceh Tamiang sangat dimomoki setelah diketemukan dan beredarnya vaksin palsu secara nasional beberapa waktu lalu, namun setelah dilakukan uji klinik, semua ketakutan tersebut terjawab dan Aceh Tamiang bebas dari vaksin palsu.

"Begitupun, kami tetap memperketat dalam pengawasan penggunaan vaksin di RSUD ini, agar terhindar dari penggunaan vaksin palsu," kata Ibnu.

Pewarta: Syawaluddin

Uploader : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2016