Polres Aceh Barat melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap MN, seorang tahanan dalam kondisi hamil yang selama ini ditahan di rumah tahanan Mapolres di Meulaboh.

“Pemeriksaan terhadap MN ini dilakukan karena yang bersangkutan sebelumnya mengeluh sakit perut yang dilaporkan kepada personel kepolisian,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana kepada wartawan di Meulaboh, Selasa.

Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan oleh dokter Widya Noviani, karena kondisi kehamilan MN telah memasuki usia enam bulan dalam kandungan.

Baca juga: Polres Aceh Barat sosialisasi bahaya penggunaan Pukat Trawl

Seperti diketahui, MN ditangkap polisi terkait kasus narkotika dan sebelum tertangkap, kondisi tersangka dalam kondisi hamil.

Kapolres Andi Kirana mengatakan pemeriksaan kesehatan tahanan yang hamil tersebut dibantu oleh personel polisi wanita Polres Aceh Barat, sebagai upaya untuk memastikan kondisi kesehatan para tahanan dalam kondisi sehat.

 



Dalam pemeriksaan tersebut, dokter Seksi Dokkes Polres Aceh Barat melakukan beberapa prosedur pemeriksaan pada ibu dan bayi yang dikandung.

“Pemeriksaan yang dilakukan meliputi anamese atau wawancara kepada ibu hamil terkait riwayat kehamilan, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan rahim, dan detak jantung bayi serta memberikan konseling plus pemberian vitamin untuk ibu hamil.” Kata kapolres menambahkan.

Sementara itu, dokter Widya Noviani mengatakan sesuai hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan, dirinya memastikan kondisi MN selaku ibu hamil dalam kondisi sehat dan kondisi kandungan juga dinyatakan sehat.

“Kondisi ibu dan kandungannya sehat, kaki juga tidak bengkak,” katanya.

Selain akan dilakukan pemantauan setiap duka pekan, pihaknya juga akan melakukan rujukan USG kepada MN untuk menentukan kapan perkiraan bayi yang dikandung tersebut akan lahir, demikian dokter Widya.

Baca juga: TNI dan Polri di Aceh Barat tingkatkan patroli cegah Karhutla

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2023