Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) bertekad untuk mencetak generasi profesional dalam pengawasan dan pelayanan publik lewat program magang di instansi tersebut.

“Balai Besar POM di Banda Aceh berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai lintas sektor dalam upaya meningkatkan pelayanan dan pengawasan obat dan makanan,” kata Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, di Aceh Besar, Jumat.

Ie menjelaskan program magang dan penguatan pelayanan publik merupakan bagian dari pembentukan empati dan standar profesionalisme bagi generasi muda. Di mana lewat pengalaman langsung di lapangan, peserta magang mampu memahami tantangan pelayanan publik secara nyata dan siap memberikan pelayanan cepat, transparan, dan berorientasi pada solusi ketika memasuki dunia kerja.

Dalam program pemagangan yang diikuti 11 orang tersebut, Pihaknya juga melakukan evaluasi terhadap pegawai magang guna mengukur efektivitas dan kontribusi peserta magang selama menjalankan tugas di lingkungan BBPOM Aceh. 

Baca: BBPOM Aceh asah kompetensi petugas wujudkan layanan inklusif

Selain itu, kegiatan yang turun dirangkai diskusi Penyelenggaraan Pelayanan Publik juga menjadi sarana pembekalan kompetensi bagi peserta agar memiliki pemahaman yang baik terkait pengawasan obat dan makanan, pelayanan publik, serta penerapan prinsip good governance sebelum memasuki dunia kerja.

BBPOM Aceh berharap peserta magang mampu menjadi generasi yang profesional, adaptif, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kualitas pelayanan publik di masa mendatang.

Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan, Qifti Reza Kesuma, menyampaikan bahwa program magang menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan kerja generasi muda.

“Kemenaker punya program lain setelah menyelesaikan program magang yaitu Sertifikasi Kompetensi dan KarirHub untuk membantu adik-adik menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai,” katanya.

Baca: BBPOM Aceh tingkatkan pemahaman tenaga farmasi

Pewarta: M Ifdhal

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026