Insya Allah pelaksanaannya kita rencanakan pada awal Juni mendatang. Tanggal pastinya masih kita godokBanda Aceh (ANTARA) - Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (Wushu) Aceh akan menggelar Kejuaraan Daerah 2020 pada Juli mendatang dengan mempertandingakan katagori sanda (tarung) senior dan junior.
Ketua Umum Pengprov Wushu Aceh Kennedi Husen kepada wartawan di Banda Aceh Rabu (11/3) menyebutkan Kejurda Wushu itu direncanakan akan diikuti seluruh Aceh.
“Insya Allah pelaksanaannya kita rencanakan pada awal Juni mendatang. Tanggal pastinya masih kita godok,” sebut Kennedi ikut dibenarkan Sekum Wushu Aceh Zahirsyah Oemardi.
Baca juga: KONI Aceh fokuskan persiapan atlet hadapi PON Papua
Dia menyebutkan Kejurda ini akan mempertandingakan kategori sanda atau tarung untuk senior dan junior.
“Untuk junior putra-putri usia yang dipertandingkan 15-17 tahun atau kelahiran 2003-2005,” sebut dia.
Sedangkan senior putra-putri usia 18-35 tahun atau kelahiran 1985-2002.
Baca juga: Aceh pastikan ikut 24 cabang olahraga di PON Papua
Kelas yang dipertandingkan, putra 48 kg, 52 kg, 56 kg, 60 kg, 65, 70 kg dan 75 kg. Putri kelas 45 kg, 48 kg, 52 kg, 56 kg dan 60 kg.
Ada pun kelas junior putra yang dipertandingkan adalah 48 kg, 52 kg, 56 kg, 60 kg, 65 kg, 70 kg dan 75 kg. Lalu junior putri kelas 45 kg, 48 kg, 52 kg, 56 kg dan 60 kg.
Sementara Sekum Zahirsyah Oemardi menambahkan untuk agenda daerah tersebut pihaknya sudah melayangkan pemberitahuan kepada Pengurus Kota dan Pengurus Kabupaten se Aceh.
“Kita sudah meminta kepada Pengkot/pengkab yang sudah terbentuk maupun yang masih proses pembentukan agar berpartisipasi pada Kejurda yang pertama kali kita di kepengurusan periode ini,” kata dia.
Kata dia, dengan Kejurda tersebut, pihaknya ingin menggarap serta memantau atlet-atlet potensial yang tersebar di seluruh Aceh.
“Pengkot/Pengkab bisa mempersiapkan atlet potensialnya,” demikian Zahirsyah.
Pewarta: AntaraEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.