Meulaboh (ANTARA) - Sebanyak tujuh orang putra terbaik asal Kabupaten Aceh Barat, berhasil menyelesaikan kegiatan pendidikan Maintenance Development Program (MDP) PT Mifa Bersaudara yang telah dilaksanakan selama 1 tahun dalam rangka mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal di daerah ini.

“Program MDP merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan,” kata Wakil Kepala Teknik Tambang PT Mifa Bersaudara Indra Basudewa di Meulaboh, Rabu.

Program tersebut, kata Indra, sebagai bentuk kepedulian untuk menfasilitasi lulusan siswa di Aceh Barat agar lebih mengenal dunia kerja khususnya proses perawatan dan perbaikan di bidang mekanikal, elektrikal, hingga sistem keselamatan dan kesehatan kerja.

“"Program MDP ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi lulusan Siswa di Aceh Barat, agar mampu bekerja secara produktif dan dapat mengambil peran penting dalam pertumbuhan pasar industri yang ada di daerah ini," tuturnya.

Sementara itu, Dedi Mutriadi, salah satu peserta program MDP menceritakan bahwa selama satu tahun dirinya banyak belajar tentang teknik perbaikan conveyor hingga splicing belt conveyor. 

Lebih lanjut ia juga diajarkan terkait standar prosedur kerja tambang di lapangan, dimana salah satunya harus mengerti dalam pengisian analisis keselamatan kerja, ketika hendak melakukan sebuah pekerjaan perbaikan.

"Setiap pekerjaan mempunyai risiko dan kita sendiri yang mengatur manajemen resikonya, utamakan keselamatan demi kita bersama,” kata Dedi Mutriadi menuturkan.

Menurutnya, setiap pekerja berhak menyatakan keberatan kerja kepada atasannya apabila persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja tidak terpenuhi, demikian Dedi Mutriadi.
 

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026