“Kami sudah mengambil sampel air untuk dibawa ke laboratorium di Banda Aceh, guna memastikan penyebab matinya ikan-ikan ini,” kata Kepala Bidang Amdal DLHK Nagan Raya Jufrizal, Selasa.
Menurutnya, persoalan matinya ikan air tawar tersebut kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah setempat, karena persoalan ini sudah terjadi beberapa kali.
Meski sudah melakukan pengambilan sampel air, namun pihaknya mengaku belum bisa memastikan penyebab kematian ikan-ikan tersebut.
Jufrizal menegaskan, penyebab matinya ikan air tawar ini akan bisa diketahui setelah hasil pemeriksaan sampel air di laboratorium terbit, katanya.
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : Azhari
COPYRIGHT © ANTARA 2026