Tapaktuan, 1/12 (Antaraaceh) - Ribuan  warga di sejumlah  desa dalam Kemukiman Makmur, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan, masih terisolir karena ruas jalan dari dan ke wilayah itu tertimbun tanah longsor sejak tiga hari lalu.
Pantau antaraaceh.com, Senin, warga kesulitan bermobilitas menuju Ibukota Kluet Timur di Payadapur dan sebaliknya, karena ruas jalan Lawesawah-Kedai Runding, Kluet Selatan, yang menghubungkan antarwilayah itu masih tertimbun tanah longsor.
Jalan  kabupaten satu-satunya untuk jalur transportasi antara tiga desa dengan ibukota Kluet Timur dan Kluet Selatan itu, tertimbun longsor akibat hujan deras yang melanda wilayah pedalaman itu, sejak beberapa hari lalu.
Tidak kurang 7 kilometer jalan pegunungan Sikorong itu tertimbun tanah yang longsor dari lereng gunung dan bahu jalan selebar 3,5 meter.
Praktis, ribuan warga yang bermukim di pedalaman Aceh Selatan itu terkurung sehingga tidak bisa melakukan mobilitas baik menuju Payadapur maupun ke Kedai Runding, Kluet Selatan, dengan lancar.
Desa-desa yang terisolir itu ialah Gampong Lawecimanok, Lawesawah dan Lawebuloh di Kluet Timur, dengan jumlah penduduk mencapai ribuan jiwa.
Terdapat antara tujuh hingga sepuluh titik lokasi longsor sehingga menyulitkaan warga untuk melintas, baik untuk urusan kekeluargaan maupun ekonomi.
Tokoh masyarakat Lawecimanok, Ismail, mengatakan, selama beberapa hari ini mobilitas penduduk sangat terganggu dan perekonomian macet.
Hasil perkebunan berupa tandan buah segar (TBS) kelapa sawit hampir membusuk karena tidak bisa diangkut ke pabrik minyak sawit di Trumon, sekitar 60-an kilometer dari pemukiman mereka. Demikian juga hasil tanaman holtikultura lainnya seperti pisang dan nenas.
"Kami berharap agar perhubungan cepat lancar kembali," katanya.
Menurutnya, kondisi itu sudah ditinjau oleh Wakil Bupati Aceh Selatan Kamarsyah dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan Cut Syazalisma.
Cut Syazalisma mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan alat berat untuk menyingkirkan longsoran tanah dan batu yang menutupi badan jalan tersebut.
"Bersama Wakil Bupati, kami sudah ke lokasi melihat langsung kondisi di sana agar ada langkah untuk memperbaikinya," demikian Cut Syazalisma.


Editor : Antara Aceh

COPYRIGHT © ANTARA 2026