Sinabang, 20/12 (Antaraaceh) - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengharapkan nelayan dan rakyat untuk menjaga kelestarian laut, karena kekayaan bahari Indonesia sangat luar biasa.
"Laut adalah masa depan kita," jelas Susi dalam pidatonya ketika audiens dengan siswa/i SMK Perikanan, nelayan, masyarakat dan unsur Pemerintah Kepulauan Simeulue di  Tempat Pendaratan Ikan Desa Lugu, Sabtu.
Menjaga komitmen tersebut dia menyatakan telah dan akan terus membuat aturan memproteksi laut Indonesia tak kecuali Simeulue agar tidak terus dijarah dan dijajah nelayan asing.
Kata Susi diantaranya memberlakukan aturan keras pada nelayan asing yang kedapatan mencuri ikan di perairan Indonesia termasuk dengan cara menenggelamkan kapal-kapal mereka.
Susi juga menyatakan pemerintah akan menambah armada kapal patroli bagi TNI AL dan juga pihak pihak sipil yang terlibat melakukan penjagaan ekosistem laut Indonesia pada tahun 2015.
Selain akan melakukan proteksi bagi pelaku Ilegal fishing dari bangsa asing, Susi yang akrab disapa di Simeulue dengan sebutan Susi Air menyatakan juga memberlakukan aturan tegas bagi nelayan Indonesia sendiri yang tidak perduli lingkungan.
Susi meminta bagi nelayan Simeulue dan Indonesia yang selama ini menangkap ikan dengan menggunakan potasium, dinamit, trawl dan yang sifatnya memusnahkan ikan dari yang besar hingga yang kecil serta merusak ekosistem untuk segera berhenti.
"Termasuk yang menggunakan cara penangkapan dengan bagan agar segera beralih," imbau susi. Soalnya menurut Susi sistem menggunakan bagan membuat ikan ikan kecil juga punah.
Pada kesempatan itu Menteri Susi juga menyerahkan bantuan berupa alat desalinasi air laut untuk nelayan di Pulai Siumat dan Pulau Teupah senilai Rp3,55 miliar, serta mesin kapal perikanan dan GSP senilai Rp121 juta.


Editor : Antara Aceh

COPYRIGHT © ANTARA 2026