"Bantuan benih ini merupakn salah satu upaya membantu petani dalam meningkatkan produksi dan dapat mengembangkangkan tanaman jagung," kata Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Aceh Besar Jufri di Aceh Besar, Rabu.
Ia menjelaskan program bantuan benih tersebut untuk petani tersebut bersumber dari Angaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), APBA dan dana yangbersumber dari pemerintah pusat.
Ia menyebutkan, sebanyak 1.000 hektare akan dialokasikan melalui APBD Aceh Besar, 500 hektare dari APBA dan sisanya 500 hektare dari program pengelolaan tanaman terpadu.
"Kami berharap program bantuan benih untuk komoditas jagung ini juga dapat mendorong petani untuk terus meningkatkan produksi di masa mendatang," katanya.
Ia mengatakan petani tidak perlu khawatir akan pemasaran sebab ada sebuah perusahaan yang siap menampung jagung pipil milik petani asal kabupaten itu sebesar 100 ton per hari.
Jufri mengatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah menetapkan lima kecamatan andalan komoditi jagung yakni Saree, Lembah Seulawah, Indrapuri, Cot Glee dan Jantho.
Ia mengatakan dengan adanya bantuan benih dan penetapan kawasan komoditi andalan tersebut akan mampu meningkatkan produksi dan mendukung ketahanan pangan nasional.
Pewarta: Pewarta : Muhammad IfdhalUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.