Tapaktuan (ANTARA Aceh) - Sudah satu bulan berlalu sejak dibentuk, Panitia Khusus (Pansus) DPRK Aceh Selatan untuk menyelidiki dan mengusut berbagai dugaan penyimpangan anggaran dan kebijakan Pemerintah, sampai saat ini belum berjalan, karena APBK Aceh Selatan tahun 2015 belum cair.

Salah seorang anggota DPRK Aceh Selatan yang juga masuk dalam tim Pansus, Hadi Surya STP di Tapaktuan, Senin, membenarkan bahwa faktor penyebab utama sehingga pihaknya belum bisa melaksanakan kegiatan Pansus karena anggaran APBK 2015 sampai saat ini belum cair.


“Ini merupakan salah satu bentuk ketaatan dan kepatuhan anggota dewan terhadap aturan dalam penggunaan anggaran daerah yakni tidak boleh mendahului, karena dalam pelaksanaan Pansus butuh anggaran operasional sehingga diputuskan pelaksanaannya ditunda," katanya.

Informasi terakhir yang diterima, lanjut Hadi, evaluasi dan verifikasi APBK Aceh Selatan tahun 2015 sudah selesai dilakukan Gubernur Aceh dan dalam beberapa hari ini segera dikembalikan.

“Sehingga diperkirakan APBK 2015 akan cair dalam minggu ini. Jika APBK sudah cair, maka dapat kami pastikan pelaksanaan Pansus akan dimulai dalam minggu ini juga,” ujarnya.

Ia menyatakan, Pansus kali ini difokuskan pada empat poin yang selama ini menjadi sorotan dan keluhan masyarakat, yakni terkait persoalan tambang biji besi di Menggamat, Kecamatan Kluet Tengah yang persoalannya selain terkait dengan pencemaran air oleh limbah berbahaya dan kerusakan lingkungan juga terkait persoalan perizinan dan minimnya kontribusi PAD untuk daerah.

Persoalan lainnya, terkait realisasi proyek fisik tahun 2014 yang diduga sarat penyimpangan serta berkualitas buruk, bobroknya kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Yulidin Away Tapaktuan dan seluruh Puskesmas di masing-masing kecamatan serta yang terakhir terkait persoalan pengelolaan aset daerah yang diduga sudah banyak yang hilang serta peruntukan yang tidak jelas.

Hadi Surya menyatakan, sesuai kesepakatan yang telah diambil dalam rapat Paripurna, pelaksanaan Pansus kali ini berbeda dengan sebelumnya, karena Pansus kali ini dilakukan lebih terbuka kepada publik serta dalam setiap pengambilan keputusan termasuk kesimpulan akhir nanti, akan diputuskan melalui forum Paripurna.




: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026