Suka Makmur (ANTARA Aceh) - Bupati Nagan Raya HT Zulkarnaini menegaskan dirinya siap dikritik sepanjang kritik itu sifatnya membangun kabupaten pemekaran Aceh Barat tersebut.

"Saya bukan antikritik. Saya siap dikritik. Namun, kritik yang disampaikan haruslah positif, tidak menyampaikan isu negatif, apalagi yang menyinggung masalah pribadi dan keluarga," tegas dia di Suka Makmue, ibu kota Nagan Raya, Kamis.

Penegasan tersebut disampaikan Zulkarnaini pada silaturahmi pimpinan daerah dengan para tokoh agama, pendidikan, pemuda, dan masyarakat se Kabupaten Nagan Raya.

Bupati mengatakan setiap kritik yang disampaikan menjadi masukan bagi dirinya dan jajaran Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam membangun daerah menjadi lebih baik lagi.

Namun, kata dia, selama ini banyak kritikan miring yang dilontarkan kepada dirinya. Dan itu bukan lagi kritikan, tetapi sudah menyerang pribadi.

"Inilah yang saya sesalkan. Kritikan itu sudah menyerang pribadi saya. Saya ini kan punya anak, punya keluarga. Gara-gara kritikan menjurus fitnah tersebut, keluarga saya menjadi tidak enak lagi," ungkap dia.

Zulkarnaini menegaskan, dirinya siap diproses secara hukum kalau melanggar. Namun, pelanggaran yang dilakukan benar-benar objektif atau dibuat-buat.

Menurut dia, kritikan miring yang dilontarkan pihak tidak bertanggung jawab sudah merusak tatanan pemerintahan maupun persatuan dan kesatuan masyarakat yang sudah terjalin.

"Saya tetap tidak terpancing isu miring yang ditujukan kepada saya. Isu miring ini disampaikan untuk memancing suasana. Dan saya tahu, isu-isu tersebut sifatnya politis," kata Zulkarnaini.

Menyinggung adanya kelompok yang menuduh bahwa Bupati Nagan Raya melakukan korupsi, ia menegaskan bahwa tuduhan itu tidak beralasan, dan itu tidak benar.

Zulkarnaini menyatakan, Pemkab Nagan Raya sudah tujuh kali memperoleh predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh.

"Jadi, dengan memperoleh predikat WTP tujuh kali berturut-turut, rasanya tidak beralasan saya dituduh melakukan korupsi. BPK itu kan bukan lembaga sembarangan," katanya.



Pewarta: Pewarta : M Haris SA
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026