Banda Aceh (ANTARA Aceh) - KONI Aceh mengandalkan 12 dari 38 cabang olahraga prioritas untuk mencapai target memperbaiki peringkat menjadi 15 besar dalam perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-19 tahun 2016 di Jawa Barat.

"Kita sudah siapkan atlet potensial untuk bisa meraih medali emas pada PON mendatang, sehingga target kita masuk 15 besar PON bisa tercapai," kata Ketua Harian KONI Aceh Kamaruddin Abu Bakar ketika membuka Pelatda Porwil dan Pra PON di Banda Aceh, Senin.

Ia mengatakan, cabor prioritas yang diandalkan bisa meraih medali PON antara lain tarung drajat, angkat besi, terjun payung, anggar, atletik, kempo, pencak silat, dan karate.

Kamaruddin yang akrab disapa Abu Razak menyatakan, untuk mencapai target memperbaiki peringkat tersebut KONI Aceh menyelenggarakan pemusatan latihan yang terbagi dalam tiga gelombang.

"Kami berharap para pelatih dan atlet bisa menjalankan pelatda dengan baik sesuai program yang ditentukan panitia, sehingga pada saat mengikuti Porwil dan pra PON bisa meraih prestasi dan lolos ke PON di Jabar," katanya.

Dikatakan, masyarakat Aceh merupakan pecinta olahraga, sehingga mereka sangat berharap dari para atlet untuk bisa meraih prestasi yang membanggakan daerah.

Abu Razak menyatakan, target KONI untuk memperbaiki predikat, bukan sekadar meraih prestasi, tapi juga mempertaruhkan harkat dan martabat marwah rakyat Aceh di mata nasional.

Pada PON ke-18 di Riau Aceh peringkat ke-25 dengan meraih 3 medali emas, 2 perak dan 16 perunggu.    
    
KONI Aceh mempersiapkan 411 atlet dari 38 cabang olahraga untuk mengikuti Pelatda yang terbagi dalam tiga gelombang, sesuai dengan prioritas untuk perolehan medali PON 2016.

Ketua Panitia Pelatda yang juga Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Aceh Bachtiar Hasan menyatakan, pelatda tahap pertama selama lima bulan sudah dimulai pada 9 Maret 2015 yang diikuti sembilan cabang olahraga prioritas pertama.

Ia menyatakan, sembilan cabang, seperti angkat besi, anggar, terjun payung, beladiri, merupakan olahraga andalan yang nantinya diharapkan bisa mendulang medali emas sebanyak-banyaknya bagi kontingen Aceh pada PON mendatang.

Dikatakan, Pekan Olahraga Nasional kali ini merupakan PON prestasi, sehingga atlet yang akan dikirim ke ajang empat tahunan itu harus betul-betul yang berhasil meraih juara pertama di Porwil dan juara 1-3 Kejurnas atau pra PON.

Bachtiar menyatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pelatda, sehingga upaya KONI Aceh untuk memperbaiki predikat pada PON mendatang bisa tercapai.



Pewarta: Pewarta : Heru Dwi S
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026